Jakarta, WartaOne.id - Dukungan penuh mengalir untuk Tim Nasional Hoki Indonesia dalam menatap ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang pada 19 September–4 Oktober 2026 mendatang. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan timnas hoki tanah air.

Komitmen ini diutarakan Todotua kala menyambangi langsung lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) hoki di Lapangan Hoki Internasional Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Selasa (21/7/2026).

Todotua menekankan pentingnya memberikan kenyamanan penuh bagi kontingen, mulai dari masa persiapan, pelaksanaan pertandingan di Jepang, hingga kepulangan ke tanah air.

"Kami ingin memastikan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial bisa berangkat, bertanding, hingga kembali ke Tanah Air dengan pelayanan yang maksimal," ujarnya.

Tak hanya sebatas dukungan operasional, Todotua juga siap mengawal percepatan berkas naturalisasi bagi empat pehoki asal Jerman dan Belanda. Langkah ini diusulkan oleh Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) guna mendongkrak performa timnas di kancah Asia.

"Kami akan mencoba mendorong agar proses naturalisasi empat pemain tersebut dapat segera terealisasi. Kami juga akan mengupayakan dukungan terhadap kebutuhan pelatih pendamping yang diusulkan federasi," katanya.

Sinyal positif dari CdM ini mendapat sambutan hangat dari Sekretaris Jenderal PP FHI, Yasser Arafat Suaidy. Menurut Yasser, perhatian langsung ini menjadi angin segar serta pendorong motivasi bagi skuad Garuda yang tengah digembleng di pelatnas.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak CdM, baik terhadap kebutuhan pelatih maupun proses naturalisasi pemain. Semoga ini menjadi suntikan semangat bagi tim kami," ujarnya.

SPONSORED AD
RajaBackLink.com

Yasser merincikan, Timnas Hoki Lapangan Putra Indonesia berhasil menggenggam tiket Asian Games usai mengunci posisi keempat pada fase kualifikasi di Bangkok. Sementara itu, tim hoki putri sukses mengamankan tempat setelah mempersembahkan medali perunggu saat berlaga pada kualifikasi di Jakarta.

Penampilan di Asian Games 2026 kelak bakal menjadi edisi kedua bagi timnas hoki lapangan putra dan putri Indonesia, setelah debut mereka sewaktu bertindak sebagai tuan rumah di Asian Games Jakarta-Palembang 2018 lalu.

Menatap peta persaingan di Negeri Sakura, PP FHI membidik posisi enam besar. Target ini dinilai realistis sekaligus menjadi tangga penting untuk menembus fase kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

"Target kami masuk enam besar agar bisa melangkah ke babak kualifikasi Olimpiade 2028. Mudah-mudahan hasilnya bisa lebih baik," kata Yasser.

Di sisi lain, juru taktik Timnas Hoki Lapangan Indonesia asal Malaysia, Muhammad Dhaarma Raj, menilai target tersebut cukup menantang. Pasalnya, Indonesia harus berhadapan dengan negara-negara berkekuatan besar di cabang olahraga ini, seperti India, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Chinese Taipei, hingga Malaysia.

Sebagai informasi, Skuad Hoki Indonesia telah menggembleng diri lewat pelatnas mandiri sejak Januari 2026 dan sempat melakoni agenda training camp di Darwin, Australia. Pihak federasi optimistis sinergi antara pemerintah dan CdM akan kian memantapkan kesiapan fisik dan mental para atlet menuju Asian Games 2026.