Jakarta, WartaOne.id - Dua atlet wushu andalan Indonesia, Seraf Naro Siregar dan Samuel Marbun, memancarkan optimisme tinggi untuk menyabet medali emas dalam gelaran Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang, yang diagendakan bergulir pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Usai menyumbang medali pada Asian Games Hangzhou 2022 (yang diselenggarakan pada 2023 lalu), keduanya bertekad melampaui capaian sebelumnya demi mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi panggung olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Seraf Naro, peraih medali perunggu di kategori Dao Shu dan Gun Shu putra pada edisi lalu, memilih mengambil langkah strategis dengan berpindah nomor tanding pada Asian Games 2026. Ia bakal berlaga di nomor Chang Quan demi memperbesar kans meraih hasil maksimal.
"Saya tidak lagi bermain di nomor Dao Shu dan Gun Shu, tetapi akan tampil di nomor Chang Quan. Saya melihat peluang meraih medali emas cukup terbuka karena tidak ada atlet dari China. Pesaing utama berasal dari Makau, Chinese Taipei, Korea, Singapura, Vietnam, dan Brunei," kata Seraf di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Atlet yang juga sukses mengamankan medali emas pada Taolu World Cup 2026 ini memastikan kebugarannya berada dalam level optimal untuk menghadapi ketatnya persaingan di Jepang.
"Kondisi saya cukup prima dan saya siap tampil," ujarnya.
Tekad kuat serupa ditunjukkan oleh Samuel Marbun. Pada Asian Games Hangzhou sebelumnya, Samuel berhasil membawa pulang medali perak dari nomor Sanda kelas 65 kilogram.
Pengumpul medali emas SEA Games Thailand 2025 ini secara terbuka mematok target untuk meng-upgrade raihan prestasinya di Jepang nanti.
"Saya ingin menggantikan medali perak menjadi medali emas di Asian Games Nagoya nanti," kata Samuel.
Samuel mengungkapkan bahwa porsi latihan nasional telah berjalan sangat maksimal. Meski begitu, ia menggarisbawahi pentingnya ketersediaan lawan tanding (sparring partner) yang mumpuni demi mengasah jam terbang dan teknik bertanding.
Bagi Samuel, agenda pemusatan latihan (training camp/TC) di Tiongkok menjadi krusial agar kesiapan mental dan teknis para atlet semakin teruji.
"Persiapan kami sudah maksimal, tetapi masih kurang teman sparring. Teknik yang kami latih perlu dipraktikkan. Karena itu kami berharap bisa segera menjalani TC di China," ujarnya.
Ambisi emas dari kedua pahlawan olahraga ini diharapkan sanggup mendongkrak pundi-pundi prestasi Indonesia di Aichi-Nagoya 2026, sekaligus mengukuhkan dominasi cabang olahraga wushu Indonesia di kancah Asia.
Langkah pembinaan intensif ini sejalan dengan spirit Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal penguatan prestasi olahraga nasional melalui program pembinaan atlet yang berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan posisi Indonesia di arena internasional.

